Tipu Daya Manusia mencampurkan yang hak dan bathil

Berdialog dengan mahluk ini ada dalam Novel Seumpama Merpati Jinak – menyingkap rahsia dalam rahsia.  Insyallah Aamin ..  . .

Sumber dari https://id-id.facebook.com/permalink.php?story_fbid=243883912336420&id=172842776107201

Tafsir QS al-Baqarah, Ayat 42:
Keterangan ayat: Jangan campur adukkan hak dengan yang bathil dan disembunyikan yang hak itu.

وَلا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
WALAA TALBISUL HAQQO BILBAA-THILI WATAKTUMUL HAQQO WA-ANTUM TA’LAMUUNA.= Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu[43 ], sedang kamu mengetahui.

[43] Di antara yang mereka sembunyikan itu ialah: Tuhan akan mengutus seorang Nabi dari keturunan Ismail yang akan membangun umat yang besar di belakang hari, Yaitu Nabi Muhammad s.a.w.

“WALAA TALBISU=Dan janganlah kalian campur aduk” AL HAQQO=petunjuk yang hak (benar)”, yang telah Ku-turunkan kepada kalian “BILBAA-THILI=dengan yang bathil”, yang kamu ada-adakan, “WA=dan” jangan pula (kalian sembunyikan yang hak itu) berupa sifat dan ciri-ciri Nabi Muhammad s.a.w., “WA-ANTUM TA’LAMUUN=sedangkan kalian mengetahui” bahwa ia benar adanya.

Contohnya penerangan yang mudah dijelaskan ada seseorang ini bersumpah dengan nama Allah untuk setia kepada seseorang ketua untuk melakukan kejahatan, sedangkan pekerjaan yang hendak dilaksanakan merupakan pekerjaan berdosa iaitu seperti membunuh dan sebagainya.

Dan contoh yang lainNya apabila ada seseorang ini ingin menyampaikan sesuatu dan mengatakan ilmu ini daripada Allah serta memberikan amalannya akan tetapi dia berdusta bahawasanya perkara itu tidak benar demi kepentingan dirinya untuk menjada imejnya dan aibnya. Nauzzubillahminzalikk. . .

Dan janganlah kalian mencampuradukan kebenaran yang telah Kujelaskan kepada kalian dengan kebathilan yang kalian ada-adakan. Dan ingatlah, jangan kalian sembunyikan kebenaran tentang sifat-sifat Nabi dan Utusan-Nya, Muhammad s.a.w, yang tertera di dalam kitab-kitab kalian, sedangkan kalian mengetahui apa yang kalian sembunyikan itu.

Dalam ayat ini Allah melarang orang Yahudi dari kebiasaan mereka menyelubungi yang benar dengan yang bathil dan mencampuradukkan yang benar dengan yang bathil serta menyembunyikan yang benar dan menonjolkan yang bathil., antara yang benar dengan yang dusta palsu.

Qatadah r.a. berkata, “Kalian jangan mencampuradukkan agama Yahudi dan Nasrani dengan Islam, sedang kalian mengetahui bahwa agama Allah ialah Islam, sedang Yahudi dan Kristen itu buatan manusia bukan dari agama Allah (Sudah bercampur dengan ulah tangan manusia).

Ibnu Abbas r.a. mengartikan “WATAKTUMUL HAQQO WA-ANTUM TA’LAMUUN = Jangan sembunyikan apa yang telah kamu ketahui terhadap utusan-Ku Muhammad, dan apa yang diajarkannya sedang kamu telah mendapatkan keterangan dari kitab Allah yang ada di tanganmu.

Qatadah r.a. dan Ar-Rabi’ r.a. bin Anas r.a. berkata, “WATAKTUMUL HAQQO” = Dan kamu sembunyikan kebenaran Nabi Muhammad s.a.w, “WA-ANTUM TA’LAMUUN” = Sedang kalian mengetahui kebenaran itu.

Sedang kamu mengetahui bahaya menyesatkan orang dari kebenaran dan petunjuk yang akan menyebabkan masuk dalam neraka, jika orang mengikuti penyesatanmu dalam cara menyelubungi yang bathil dengan yang benar, dan menyembunyikan yang benar dan menerangkan yang bathil

Semoga bermanfaat.. Aamiin
(input by adm MSM f/IRSA)

Terima kasih atas inputnya kerana penerangan ini amat berat untuk menulis serta memahaminya. Wallahualam. . .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s